Kamis, 30 Juli 2009

Yang Tahu……yang tau…

Mau tahu gak ‘pemirsa’, salah satu ‘hobby’ saya adalah ….cari duit xi3…Ya iyalah, scara manusia wajib cari rejeki, yg halal utamanya. Terlebih2 akhir2 ini dmana kbutuhan hidup slalu naik, heran deh gak bosen2 naik mlulu, skali2 turun knape ? he2… . Apapun saya jalani, yg penting menghasilkan. Sampe2 my lovely mommy meyakinkan diri beliau dan menanyakan bahwa ‘hobby’ saya itu cuma untuk cari waktu xi3….Please d ma, heheh..it’s all for my needs :’(

Dengan segala kekurangan yg saya miliki, alhamdulillah Allah memberi kemampuan menjadi instruktur senam baik senam baku maupun aerobik. Kerjaan freelance ini dah saya jalani sejak kuliah. Nah..senam memang bener2 jadi real n favorite hobby saya sejak kecil. Dulu malah pernah ikut kelas senam yang bisa salto, kayang, split, gitu2 deh. Tapi itu dulu he….excited skuallllee soalnya.

Waktu beranjak ABG, beralih ke senam aerobik, pembentukan dan body language. Daripada ke diskotik, lebih baik senam…aman, sehat, dan bermanfaat. Apalagi bisa ngajar, dobel2 deh untungnya..dooo..yg jiwa dagang !

Mau tahu ‘hobby2’ saya ? Jual jilbab, buku bacaan n pernak-pernik (satu usaha MLM), sponsor tiket pesawat, pulsa elektrik, produk kesehatan dan terakhir…tupperware !! Temen2 mungkin geleng2 kepala melihat ‘hobby’ saya ini. Bahkan di facebook ada temen yang bertanya ,” Rin, ma’af ya…suamimu dmana ?” hiyyyaaaaa……..sungguh terlalu (mode on : suara Rhoma Irama) …xi3…..Tapi gak pa2 deh, yang penting halal. Lagian Rini yang sekarang, dah lebih tough ! Jadi walopun dikata2in gimana gimani cueeekk…cumen satu : jangan panggil aku Kafir !!! Mirip judul film/sinetron yah ?

Kalo istilah wong Palembang, usaha saya ini ‘bguyur’ alias…go with the flow. Rejeki kan dah ada yang ngatur. Asal kita niat, berusaha dan tawakal, insya Allah ada….aja hasilnya. Jangan pula terlalu ngoyo, ya nggak ? Secara modal terbatas, mesti tau diri he…

Ok d ! Maju terus pantang mundur ! Jangan pernah putus asa yaaaa....semangat !!

Selasa, 09 Juni 2009

Mengingat Allah dan Bersyukur

“Setiap denyut nafas harus kita syukuri”. Kata-kata yang klise yah.. tapi sangat berarti kl kita hayati dalam2 (sedalam samudera cie..). Cuma sayangnya kita sering lupa bahkan mengabaikan bila ada yang mengingatkan, ato ada yang ngomong ato kebetulan terbaca di majalah. Padahal jelas2 dalam Al Qur’an bahwa jika manusia selalu bersyukur maka nikmat Allah bertambah, dengan cara dan jalan apapun. Jadi apa lagi yg menjadi halangan ?

Manusia memang ditakdirkan dengan kelebihan dan kekurangan. Sifat lupa memang sudah mendarah daging. Tapi bukan satu alasan untuk melupakan juga kewajiban mengingat Allah. Saya bukan ustadzah terkenal, bukan pula pembicara yang baik di seminar2 tapi setidaknya mencoba berbagi dengan pembaca blog sekalian. Bukankah diperintahkan juga bahwa setiap manusia harus saling mengingatkan ?

Cukup ‘gampang’ kok cara mengingat Allah or bersyukur itu. Mulai dari rumah dan hal yang kecil seperti bercakap2 dengan anak. Misalnya sedang berjalan-jalan dengan anak-anak, tiba2 daun2 berguguran ditiup angin, nah..ibunya bisa berkata begini ,”Tuh…daun-daun itu gugur. Itu dah ada di kitab Allah. Semua gak ada yang sia2 pasti ada guna atau hikmahnya. Coba kalau daun2 bertahun2 nempel di pohon, bisa2 keberatan, roboh deh pohonnya.” Gitu2 deh, jadi sedari dini, anak2 dah dibiasakan untuk semua kegiatannya mengingat Allah terus bersyukur. Insya Allah, selama ini saya menerapkannya di rumah. Bukan bermaksud riya’ loh. Soalnya saya ingin pembaca pun menerapkan pendidikan agama mulai dari keluarga kecil kita. Tau sendiri kan perkembangan jaman menuntut kereligiusan yang lebih tinggi pula. Kalau nggak diwanti2…iihh…amit2 deh ! Bisa tergusur oleh jaman. Baik tergusur agamanya, ahlak, pendidikan, semuanya deh ! Bisa dibayangkan ?